Kamis, 12 Maret 2009

adityo eko

TRANSKRIP WAWANCARA
(Non Verbatim)
Nama : Adityo Eko P.
NIM : 20060530086
Mata Kuliah : K.A.P

Saya kenal fahmi sudah ada sekitar 3 tahun semenjak awal kuliah, dia itu orang yang supel, ramah, sopan santun, rajin menabung, tidak sombong dan baik hati, fahmi yang mempunyai nama lengkap Fahmi sadrian perantauan asal Lombok, yang mempunyai cita – cita menjadi accaount executive dalam sebuah agency periklanan. Saya kenal dia karena waktu pertama kali masuk kuliah dia seperti anak hilang yang mencari oaring tuanya, karena saya iba melihatnya, lalu dia saya jadikan teman. Fahmi mempunyai seorang sahabat yang bernama Mojo, yang asli cilacap dan satu angkatan dengan fahmi di perkuliahan, walaupun satu angkatan tetapi mereka beda konsentrasi, kalau fahmi mengmabil konsentrasi Advertising sedangkan mojo mengambil konsentrasi Broadcasting, saking dekatnya dengan seorang mojo, fahmi tau ukuran sepatu mojo yang berukuran 43, mojo mempunyai fisik yang tinggi dan kurus , mojo adalah seorang vegetarian, mojo dan fahmi sering sekali jalan bareng hanya untuk mencari makanan yang enak – enak dan pastinya yang murah, banyak hal yang diketahui oleh fahmi dari mojo, demikian juga dengan fahmi, karena mereka memang sahabat yang sangat dekat bagaikan Abdel dan Temon.
Pernah suatu hari kami bertiga jalan bareng mencari makan malam di suatu tempat yang baru kami kenal, sebelumnya kami tidakmengetahui tempat makan tersebut, dan ternyata tempat makan tersebutmenyediakan makan yang haram dimakan, karena di tempat makan tersebut menyediakan menu B2, kami pikir itu adalah menu Bebek special, dan ternyata itu adalah menu Babi, untungnya kami tidak jadi makan di tempat itu, setelah itu kami langsung saja pergi mencari tempat makan yang lainya, yang pada akhirnaya memilih menu pecel lele, kami bertiga hanya ketawa – tawa saja, masa babi makan babi.itulah beberapa pengalaman kami yang tidak akan pernah terlupakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar